Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Waktunya telah tiba!

Masih kah ada jalan untuk berdamai dengan waktu dan jarak? Tidak bisakah melambat sejenak? Tidak bisakah mendekat? Kau teramat cepat, dan jauh untukku yang ingin melambat dan mendekap. Sepertinya takdir memang mempertemukan hati dengan batas waktu yang sudah ditentukan. Dan sekarang, ini adalah batasnya. Ketika ku tulis tulisan ini! Kita bertemu dengan cara yang tidak biasa. Kalau kata orang suka menyebut itu main-main. Yah memang benar, itu adalah permainan. Tapi tidak ketika ku dapatkan kontakmu. Aku lebih serius dari saat aku mengerjakan ujian matematika di ruang guru. Aku masih mengingat jelas!! Pertama kali kita bertemu. Kala itu aku ada di kelas dan kau di luar. Saat aku menyuruhmu masuk, sesekali ku perhatikan paras ayumu dan kau menolak ajakanku. Entah.. Aku sedang dalam masa pencarianku atau aku sedang jatuh pada hati yang tak ku kenal sama sekali. Yang jelas, kau terlihat sangat cantik, memikat, dan menawan. . Aku sangat ingin tahu tentangmu! Tentang semua yang ada p...

Akhirnya

- Dia yang tanpa nama eps 5 - Ada satu janji yang dibuat oleh dua bocah remaja menengah pertama, yang kala itu masih berstatus pacaran. Mereka berjanji akan bertemu kembali di suatu waktu untuk meneruskan kembali cintanya yang telah dan harus patah pada saat itu. --- Setelah pertemuan singkatnya dengan Teresa, dia dipaksa untuk berfikir jernih dengan logika dan mempertimbangkan dengan hati. Satu keadaan yang membuatnya dilema antara harus memilih serpihan kenangan masa lalu atau kenyataan saat ini yang membuatnya merasakan dan menemukan kehidupan baru. Setelah pertemuan singkat itu, dia kembali ke kost-nya dan mulai mencoba untuk befikir jernih dan mencari solusi terbaik. Alhasil, satu malam penuh dia tidak melakukan satu kegiatanpun yang menyibukkan dirinya. Hanya diam duduk termenung dikamar kost tanpa melakukan apa-apa kecuali bimbang dan dilema. Sekitar pukul 00.30 WiB.. Hampir sepuluh kali dia menghitung telepon pintarnya berdering kencang di atas meja kecil tempat dia belaj...