Tempat Asing
Langit Merah Gedung Tua -- bagian 1 -- Matanya sedari tadi tak berkedip, sesekali melihat kearah luar dan sesekali melihat ke arah langit dibalik kaca. Nampak terik matahari sudah mulai bergeser ke arah yang semestinya. "Selamat datang soreku ditempat terasing" gumam Arya dalam sebuah mikrolet tua yang membawa raganya menuju tujuan baru. Selang 30 menit perjalan ditambah macet dan lain hal, sampailah di tempat tujuan. Kedua matanya melirik ke arah jam tangan Seiko yang dipakainya. Jam yang memang selalu dipakai di lengan kirinya semenjak dia mulai menggunakan jam tangan pada pertengahan bulan lalu. Terlihat waktu menunjukkan pukul 15.05 WIB. Dengan setelan seragam putih biru berdasi dan ransel hitam yang menempel dipunggung, bocah itu seperti mengisyaratkan dan menunjukkan bahwa dia adalah salah satu siswa menengah pertama yang baru pulang dari tempatnya bersekolah. "Keluar juga dari neraka sempit" gumam Arya saat mendaratkan kaki di depan sebuah bangu...