Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2019

Tempat Asing

Gambar
Langit Merah Gedung Tua -- bagian 1 -- Matanya sedari tadi tak berkedip, sesekali melihat kearah luar dan sesekali melihat ke arah langit dibalik kaca. Nampak terik matahari sudah mulai bergeser ke arah yang semestinya. "Selamat datang soreku ditempat terasing" gumam Arya dalam sebuah mikrolet tua yang membawa raganya menuju tujuan baru. Selang 30 menit perjalan ditambah macet dan lain hal, sampailah di tempat tujuan. Kedua matanya melirik ke arah jam tangan Seiko yang dipakainya. Jam yang memang selalu dipakai di lengan kirinya semenjak dia mulai menggunakan jam tangan pada pertengahan bulan lalu. Terlihat waktu menunjukkan pukul 15.05 WIB. Dengan setelan seragam putih biru berdasi dan ransel hitam yang menempel dipunggung, bocah itu seperti mengisyaratkan dan menunjukkan bahwa dia adalah salah satu siswa menengah pertama yang baru pulang dari tempatnya bersekolah. "Keluar juga dari neraka sempit" gumam Arya saat mendaratkan kaki di depan sebuah bangu...

Remang

Jauh.. Aku melihatmu dari sini dan hampir tak nampak. Kamu yang dulu sangat dekat sampai hati kita bisa rekat, kini kita hanya bisa berbicara dengan jarak. Aku rindu saat kita berdua diatas motor tua, sambil menyetir aku memegang tangan kirimu, entah berapa kilometer yang terlewat selalu ku ulangi dan ku ulangi lagi. Dan sesekali aku mendengar mu membisik telingaku. Kamu tahu? Kita begitu dekat kita saat itu. Sampai saat ini, Aku mencintai mu sungguh! Kamu adalah benar tujuan akhir dari banyak tempat singgah yang ku kira adalah tujuan. Kamu itu sebuah tugas akhir yang perlu dikonsultasikan dengan Tuhan. Dulu, ketika aku menaruh harapku padamu. Banyak dari temanmu yang khawatir dengan kehadiranku di hidupmu. Mereka melihatku dari aku yang mereka tahu. Aku tidak tersinggung, aku tahu itu dan aku tidak menyalahkannya. Menurutku itu benar! Aku adalah seperti yang mereka tahu. Sebagian manusia memiliki fase itu, aku yakin mereka juga sama. Fase dimana kita pernah menjadi orang ...